Kembalian Belanja di Alf*mart

Si ayah jarang protes tentang cara orang jualan, ga kayak bunda yang kritis banget dengan yang namanya service. Ada pramuniaga yang servicenya ngasal, bunda lebih milih ninggalin itu toko atau paling ga pasang tampang judes.

Tapi kemarin di kasir Alf*mart, ayah jadi ketus. Bunda ga nyangka ayah bakal ngeluarin uneg2nya di meja kasir.

Memang kita tmasuk sering belanja ke sono. Mbeliin sesajen buat Qia😛 pulang jalan pagi. Nah, engga tau cuma di Alf*mart dkt rumah,atau semua cabang, misal bayar 30.000 utk total belanja 26.415, kita dikasih kembalian bulet, 3.500. Err..85 nya kemana?

Ga ada pertanyaan dari kasir such :
“85 rupiahnya kita sumbangkan ke dana sosial?”
“Diganti permen?”
Atau minimal kembalian jadi 3.550,kan yg 35 mmg ga ada pecahannya.

Ya itu, waktu untuk yang ke-n kali dapet perlakuan kayak gitu,si ayah negur kasir. Total belanja 16.425. Ayah bayar 20.000. Dah si kasir nyiapin kembalian 3.500 ajah.

“Emang Alf*mart ini ga punya uang pecahan 50 ya? Saya itu tiap belanja disini,ga pernah dapet kembalian maksimal”
Bunda kaget, si kasir lbh kaget. Weh, bisa protes juga si abang. Kikiki..!

Si kasir speechless. Nyengir binun.
“Oh,maaf,pak. Kalo gitu kembaliannya 3.600 aja ya”.. Wekwekwek..ayah untung 25 perak! Ledek bunda.

Yayaya,bunda paham, bukan nilai 25 nya, tapi pelanggaran hak konsumen itu yang ayah protes.

Jd pelajaran buat Bunda yang juga jualan, info tentang biaya2 tambahan jg perlu dikomunikasi dengan konsumen.

Back to topic ,ga tau Alf*mart lain gimana ya. Suka potong angka kembalian seenaknya, apa mmp kasirnya aja yang bandel? Ada pengalaman?

Posted by Wordmobi

6 responses to this post.

  1. untungnya di Carrefour ga gitu mbak, malah dilebihin, pembulatan kebawah😀

    Balas

    • Iya, Ke. Makanya kita menilai Alf*mart deket rumah kurang peduli dengan hak konsumen😀. Biarpun ngomong soal uang yang dikit, teteup diterorr..hehehe

      Balas

  2. wah mbak dila, saya juga pernah tuh mengalamin kejadian seperti itu, bahkan di sebuah supermarket besar di Jakarta. Saya juga nyeletuk yang sama dengan suami mbak dila, dan akhirnya dipelototin suami, walaupun akhirnya mendapatkan keuntungan karena kembaliannya dibulatkan ke atas. Tapi, hampir satu tahun setengah tinggal di Jepang, hampir gak pernah mengalami seperti itu. Selalu mendapatkan kembalian, bahkan 1 yen. Sepertinya, memang harus lebih banyak lagi yang komplain supaya di tanah air ada perbaikan ttg pelayanan kepada pelanggan yah.

    Balas

    • Iya mbak Fet, bukan soal jumlah uangnya kan ya? Tapi pemenuhan hak konsumen itu yang kita protes. Indonesia memang maish jauh dari jepang soal beginian😦 sayangnya

      Balas

  3. kl aku blanja ke alf*mart ini kembalian receh ratusannya nya pasti selalu permen, kl kembaliannya 300 pasti dkasih kmbaliannya permen 3 biji.😀

    Balas

    • nesok kalo belanja di alfamart, coba beli barang seharga 2000 mbak, trus bayar dg 20 permen. Mereka mau ga yaa..hahaha. Menurut saya sih itu juga pelanggaran, harga grosir 1 buah permen berapa siii? Jelas mereka ttp untung dr situ juga dong?

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: