Istilah Bahan Cloth Diaper #2

Lanjutan dari tulisan pertama

setelah membahas bahan cover/ outer cloth diaper, sekarang lanjut dengan bahan penyerapnya yukk..

Bahan penyerap ini dikenal juga sebagai Insert untuk pocket diaper (popok yang berkantung). Syarat bahan penyerap yaa .. MUDAH MENYERAP! Hehehe.. fitur-fitur tambahan seperti kecepatan kering, anti bakteri, dll dimiliki oleh masing-masing bahan penyerap.

COTTONFIBER aka SERAT KATUN

kain serat katunBahan  katun mudah didapat di Indonesia, tapi yang biasa dijadikan penyerap adalah bahan serat katun tebal.

Bahan serat katun memiliki daya  tahan yang cukup baik, lembut, dan SANGAT MENYERAP dengan CEPAT.  Bahan serat katun terjangkau dan terkenal murah dibanding Bamboo, Hemp, Microfiber maupun Terry. Di antara bahan lain, ia juga paling cepat kering jika dicuci. Pilihan terbaik di musim hujan.

Sayangnya, bahan ini daya tampung/ volume serapannya berbanding lurus dengan ketebalannya. Jika lipatan katun tidak tebal, Anda hanya bisa memakainya sebagai insert selama 1-2 jam saja. Ingin lebih lama? Tambahkan lapisan katun, tapi akan terlalu “bulky” dipakai anak.

Intinya, pemakai katun harus sering-sering mengganti insertnya setiap 2-3 jam saja🙂

MICROFIBER

microfiber

microfiber yang sudah dijahit

Mikrofiber biasanya terbuat dari campuran 75% polyester dan 25% polyamide. Bahan penyerap yang bisa jadi insert, maupun soaker (dibahas nanti)

Mikrofiber mampu meyerap hingga 8 kali berat jenis cairan! Wow, terdengar seperti kemampuan diaper sekali pakai ya? Bahannya juga ringan dan tipis. Namun waktu keringnya relatif lebih lama dibanding cottonfiber. Bahan ini juga dikenal sebagai bahan antibakteri, yep, syarat yang perlu sebagai bahan yang bisa dipakai lama sebagai insert. Cocok untuk pemakaian malam hari.

Sayangnya bahan ini relatif lebih lambat kering. Jadi siapkan insert cottonfiber sebagai pengganti di musim huja, hehehe. Oya, jangan gunakan insert microfiber langsung bersentuhan dengan kulit bayi, sifatnya yang menyerap cairan akan membuat pantat bayi kehilangan kelembabab dan menjadi kering.

Kekurangannya? Mahal!😛

*teteup.. semahal apapun memakai cloth diaper tak akan semahal memakai disposable diaper, right?

BAMBOO

Disebut  bamboo karena memang terbuat dari serat bambu. Sifatnya menyerap air dengan cepat, memiliki sifat anti bakteri alami,  sangat lembut. bahan bamboo terkenal sangat ramah lingkungan, karena terbuat dari bambu alam. daya serapnya juga lebih baik daripada microfiber. Tidak heran harganya lebih mahal dari microfiber :-O

Termasuk bahan antibacterial. jadi cukup aman jika dipakai lama🙂

MICROFIBER TERRY

terry

Mirip dengan microfiber, namun kualitasnya sedikit di bawahnya. Seperti bahan handuk. Menyerap cukup banyak. Harga pun sekitar separuh dari microfiber.

Dengan kemampuan mendekati microfiber, Terry bisa dipertimbangkan untuk alternatif pemakaian malam hari. Meski tidak sebaik microfiber. Bahan ini akan mencapai daya serap maksimalnya setelah 5 kali pencucian.

HEMP

Adalah sebutan untuk rami/ kain yang realtif tebal yang permukaannya menyerap seperti wol dari bulu domba, namun tipis. Harga relatif lebih murah daripada bamboo, biasanya terbuat dari kapas atau polyester dan sering digunakan pada interior clothd diaper All In Two dan All In One. Dari pengalaman  pemakai di sebuah forum, dikatakan hemp memang halus, daya serap sangat baik, namun sedikit lambat menyerapnya. Hemp harus melalui 12 kali pencucian dulu agar mencapai daya serap maksimal. Yang bener..? Saya belum pernah pakai hemp, jadi tidak terlalu paham. Yang ini berdasarkan hasil pencarian dari forum ke forum aja.

So.. kalo dibikin tabel, beginilah kira-kira

NAMA BAHAN
Cottonfiber Microfiber Bamboo Hemp Terry
Daya Serap
Daya Tampung
Cepat Kering
Harga
Perawatan

Tulisan akan terus diperbaiki, mohon usulnya ya..

6 responses to this post.

  1. Dear sis,
    Tergelitik unk mengomentari…. tentang microviber vs microfiber terry. Keknya yg sis tampilkan gambarnya unk microfiber tu microfiber terry dech. Microfiber tu banyak jenisnya. Smua yg disusun dari serat micro disebut sbg microfiber. Suedepun ada yg menggunakan microfiber, nylexpun gt. Microfiber terypun macam2 dari FBZ, hantex, superpoll dll (dengan kualitas yg beda2 juga tentunya. Hampir smua popok kain menggunakan microfiber terry lo…. (bahkan yg import2 ituh), walaupun ada yg menggunakan hantex dan superpol. yg saya tau (mohon diluruskan bila salah) yg bagus tu microfiber dg DTY (jenis benangnya) ini yg bs nyerap 8x dari beratnya dan dibawahnya FDY ini umumnya bs nyerap 5x dari beratnya. Knp disebut terry? karena berbulu tinggi, superpol dan hantex bulunya rendah makanya tidak masuk dalam katagori terry. Tapi ya microfiber juga. Mohon pencerahan apa bila saya salah. Terima kasih

    Balas

  2. tambahan ya…. daya tampung tergantung dari gramasi material. Makin tebel makin tinggi daya tampungnya dan yg pasti lebih mahal. Klo daya serap tergantung dg bahan dasarnya, polyamide lbh tinggi ya daya serapnya makin cepat. Dan memang jadinya juga lbh mahal krn polyamide ybh mahal dari polyester.

    Balas

  3. Posted by DEWI SARNITA on Agustus 7, 2010 at 11:58 pm

    Maaf, mau nanya…
    kalo di daerah jakarta dimana ya nyari bahan microfiber?
    dijual permeter ato gimana?
    thanks ya mbak dilla🙂

    Balas

  4. Posted by Hayu on Januari 4, 2011 at 5:39 am

    mba beda ga antara MICROFIBER TERRY dan baby terry?

    Balas

  5. Posted by Andhi on Januari 19, 2013 at 5:36 pm

    ada ide ga ya kalau saya mau buat popok kain,cara pembuatannya gimana ya?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: